Minggu, 15 Juni 2014

Menanamkan Budi Pekerti Anak Sejak Dini

Keluarga merupakan basis atau dasar hidup bermasyarakat. Apa yang hidup, tumbuh, dan berkembang didalam keluarga melalui anggota keluarga akan sangat berpengaruh dalam kehidupan anak dalam berhadaptasi dengan lingkungan sosial mereka.
Oleh: Dewi Anggrayni-Liputan Batam
Menanamkan budi pekerti sedini mungkin kepada anak seharusnya menjadi perhatian bagi pada orang tua. Belakangan banyak masalah budi pekerti yang kita temukan dimasyarakat pada anak usia dini.
Menurut Mahmud Syaltut Usfa Psi, Psikolog lulusan universitas malang yang juga  Kepala sekolah Hangnadim Malay Internasional School Batam mengatakan. Besar harapan orangtua menyekolahkan anaknya akan mendapatkan pelajaran budipekerti untuk anak-anak mereka. Padahal pendidikan budi pekerti mendasar harusnya didapatkan anak dari lingkungan keluaraga.

Saat ini banyak praktisi akademisi khususnya untuk pendidikan anak usia dini mengkaji ulang mengenai bagaimana sebaiknya pendidikan budi pekerti yang tepat untuk ditanamkan kepada anak.
Pada dasarnya pembelajaran budi pekerti ini berbarengan dengan proses belajar mengajar di sekolahan, hanya saja perlu pendampingan orang tua untuk aplikasi kesehariannya. Hal ini penting untuk melihat sejauh mana proses pembelajaran tersebut berpengaruh pada anak.
Hal lain yang berpengaruh dalam pendidikan budi pekerti kepada anak adalah aspek spiritual. Jika didalam keluarga telah ditanamkan spiritual sedini mungkin hal ini akan sangat mudah mengajarkan budi pekerti terhadap anak.
Agama memang sangat berpengaruh pada budi pekerti anak, pemahaman mengenai agama yang baik akan melahirkan budi pekerti yang baik pada anak. Sehingga saat besosialisasi dengan lingkungannya anak akan dengan sendirinya menjaga sikap maupun prilakunya,” jelas Syaltut kepada Haluan Kepri.
Syaltut menambahkan, sebenarnya tanggung jawab pendidikan budi pekerti bukan hanya dari pihak sekolah saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab keluarga, lingkungan masyarakat tempat si anak tumbuh juga sangat berpengaruh terhadap pembelajaran budi pekerti ini.
“Peran pendidik hanya melanjutkan tugas saja. Pasalnya waktu anak lebih banyak ada dalam lingkungan keluarganya. Sehingga anak akan banyak meniru prilaku orangtua mereka dalam kesehariannya, inilah tugas orang tua untuk memberikan contoh yang  baik kepada si anak. Sehingga saat anak beranjak dewasa akan semakin mengerti norma-norma yang berlaku dimasyarakat.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar